Bahagiakan Pasangan dengan Seks Oral, Ini Teknik Menjilat Vagina yang Benar

 


Ada banyak cara yang bisa dicoba untuk memberikan kepuasan seksual pada pasangan. Salah satunya adalah dengan seks oral. Menjilat vagina pasangan bisa memberikan kepuasan berbeda dan membuat keseruan di ranjang bertambah berkali-kali lipat.

Anda bisa bereksperimen dengan bagian-bagian pada vagina, seperti klitoris misalnya. Ribuan ujung saraf yang ada di klotoris membuat benjolan kecil ini sangat sensitif oleh rangsangan, termasuk yang diberikan oleh lidah. 

Tak heran, bagian ini dinobatkan sebagai pusat kenikmatan seksual wanita.Memberikan seks oral kepada wanita sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pria. Anda sama-sama perlu memerhatikan keamanannya dan disarankan untuk tetap menggunakan kondom khusus wanita agar penularan penyakit menular seksual bisa dicegah.

Menjilat vagina juga ada tekniknya

Menstimulasi vagina dengan jilatan, isapan, atau gigitan-gigitan kecil yang lembut bisa memberikan sensasi berbeda yang membuat si Dia mabuk kepayang. Namun ingat, agar kepuasan yang diterima pasangan bisa maksimal, ada teknik tertentu yang perlu Anda lakukan, seperti berikut ini:

1. Mulai dengan perlahan

Kebanyakan wanita tidak suka jika Anda tanpa basa-basi langsung melahap bagian sensitifnya. Bagi mereka, foreplay adalah tahapan penting saat melakukan hubungan seksual, termasuk seks oral. Jadi, Anda harus sabar dan menstimulasi pasangan secara perlahan.

Sebelum mulai menjilat vagina, Anda bisa awali dengan permainan di payudaranya atau ciuman-ciuman di beberapa area tubuh. Saat pasangan sudah mulai terlihat “panas”, barulah turunkan kepala Anda menuju miss V.

Sesampainya di bawah, cobalah mainkan lidah dan bibir Anda di atas pakaian dalam yang ia kenakan hingga selembar kain itu terasa basah. Teknik ini akan membuat pasangan jadi semakin penasaran dan menambah sensasi saat lidah Anda akhirnya menyentuh vagina secara langsung setelahnya.

2. Jangan hanya fokus di klitoris, eksplorasi bagian vagina yang lain

Klitoris memang pusat kenikmatan wanita. Namun, bukan berarti Anda hanya bisa fokus di situ. Saat memberikan seks oral untuk pasangan, jangan ragu untuk menjelajah area vagina yang lain, seperti labia.

Jika Anda langsung menuju klitoris, bisa jadi pasangan justru merasa terganggu. Ingat, kuncinya ada pada eksplorasi.

Di awal, mulailah dengan menyapukan lidah Anda dari bagian bawah lalu ke atas vagina. Di atas, Anda bisa sedikit bermain dengan klitoris sebelum kemudian kembali menyapu turun. Lakukan gerakan ini beberapa kali sebagai teknik dasar menjilat vagina.

3. Eksperimen dengan berbagai arah jilatan

Selain dari bawah ke atas dan sebaliknya, Anda juga bisa bereksperimen dengan berbagai arah jilatan lainnya. Habiskan lebih banyak waktu di area vagina yang berada di atas klitoris atau yang dalam bahasa medis disebut mons pubis.

Jangan ragu juga untuk melibatkan paha sebelah dalam dengan memberikan rangsangan tambahan di sana.

Anda juga bisa menjilat klitoris dengan arah memutar dan membuat ribuan ujung saraf yang terdapat di area itu aktif mengirimkan pesan kenikmatan ke otak. 

Singkap sedikit kulit yang menutupi klitoris dengan jari, lalu mainkan lidah Anda di area tersebut dengan berbagai kecepatan, kadang lambat, kadang cepat.

4. Tambahkan sensasi dengan penetrasi

Penetrasi menggunakan jari atau alat bantu seks (sex toys) bisa menambah keseruan sesi seks oral Anda. Namun ingat, selalu minta izin terlebih dahulu sebelum Anda memasukkan apa pun ke vagina pasangan.Jika ia menyetujui, barulah Anda bisa memulai aksi yang satu ini. 

Awali penetrasi dengan memberikan pelumas atau lubrikan seks ke jari maupun sex toys yang akan digunakan. Lalu, mulai masukkan ke dalam lubang vagina secara perlahan. Ulangi gerakan keluar masuk tersebut berulang sambil lidah Anda bermain di area klitoris.

5. Perhatikan tempo

Agar seks oral bisa berujung pada orgasme, maka stimulasi harus dilakukan secara konstan. Artinya, Anda perlu memerhatikan tempo jilatan dan permainan lidah Anda. Jangan berhenti berikan stimulasi kecuali saat Anda perlu mengambil napas.

Dengan stimulasi yang diberikan secara terus-menerus dan konstan, pasangan akan bisa mencapai orgasme yang didambakannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel